Persiapan Pengoperasian Boiler Baru

Semua perlengkapannya harus dioperasikan menurut prosedur yangx tercantum dalam buku petunjuk. Dengan mentaati buku petunjuk ini adalah sangat penting untuk menghindari bahaya dalam pengoperasiaan dan pemeliharaanya.

Baik untuk boiler baru, atau boiler yang telah lama tidak di jalankan, atau boiler yang terbuka dibersihkan atau di reparasi, boiler harus di start dengan mengikuti isi buku petunjuk ini. Buku di sini hanya untuk boiler yang sudah dilakukan pengeringan dengan perlahan-lahan dan di beri tonic soda.

Pemeriksaan upper drum dan lower drum

Buka manhole dan periksa pemasangan packing-packing dan baut-baut internal upper drum, apakah sudah terpasang secara sempurna.

Periksa apakah nozzle-nozzle pipa di dalam drum sudah terpasang dan dengan arah yang benar.

Periksa apakah masih ada orang , peralatan kain kotor dan barang asing lainnya yang tertinggal di dalam, setelah yakin dalam drum telah bersih.

Pintu manhole di tutup.

“Pemasangan internal upper drum sangat memegang peranan penting untuk menentukan faktor kekeringan produksi uap pada boiler tersebut”.

Pemeriksaan casing

Perhatikan pemasangan baut pada casing yang terletak di bawah upper drum lubang baut berbentuk panjang (oval) dan pemasangan bautnya harus mempunyai spasi +- 20 mm. (lihat gambar)

Lobang Oval Pada Fitting Casing

Lobang Oval Pada Fitting Casing

“pemasangan baut casing dengan spasi lobang 20 mm adalah sangat penting untuk memungkinkan upper drum berekspansi jika boiler tersebut beroprasi. Pemasangan baut casing tanpa spasi obang yang cukup akan mengakibatkan baut pengikat putus bila terjadi ekspansi”.

Pemeriksaan kerangan dan flange

Periksa pemasangan kerangan secara cermat dan teliti terutama terhadap arah aliran masuk dankeluar dan spesifikasi materialnya apakah telah sesuai untuk setiap jenis pemakaian. Periksa apakah semua packing-packing dan baut-baut pada sambungan flange sudah terpasang secara sempurna. Perhatian khusus sangat diperlukan dalam pemeriksaan kerangan dan flange untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan pada saat pengoperasian boiler.

“kelalaian pemasangan packing pada sambungan kerangan dan flange akan sangat berbahaya bagi operator dan orang orang di sekitarnya pada saat boiler tersebut di operasikan”.

Pemeriksaan switch board dari instrument panel serta electro motor

Periksa apakah semua komponen listrik dan pasangan wiringnya sudah benar dan dapat berfungsi dengan baik. Check apakah motor pada semua alat satu persatu. Perlu diperhatikan untuk mengecek arah putaran electro motor, sebaiknya sambungan coupling dan belting di buka. Hal ini untuk menghindari kemungkinan kemungkinan yang tidak diinginkan. Periksa instrument panel apakah sistem control pada boiler tersebut semuanya sedah bekerja secara semourna, terutama sekali sistem control pada tinggi rendah air dalam boiler.

“sistem control tinggi/rendah air dalam boiler sangat perlu di perhatikan untuk mencegah over heating maupun carry over”.

Pemeriksaan draft control

TAKUMA BOILER dengan sistem balancing draft dilengkapi dengan suatu regulator tekanan dapur yang memelihara tekanan dalam dapur agar lebih konstan. Kegagalan berfungsinya alat ini akan dapat menyebabkan back fire di dalam ruang dapur sehingga membahayakan operator serta orang-orang si sekitarnya. Oleh sebab itu perhatian khusus harus diberikan dan sangat perlu sekali menjaga tekanan dapur ketel ini pada :

-5 s/d -10 mm H2O

Untuk memperoleh nilai tersebut di atas dapat kita stel melalui setting unit pada alat tersebut.

Unit pemasangan dan pengaturan

Setting Unit Draft Control

Setting Unit Draft Control

Alatini bekerja dengan sistem hydraulic, oleh sebab itu kondisi olie di dalam alat tersebut dijaga agar tetap pada batas level yang di tentukan. Perlu diperhatikan dengan teliti perbandingan (ratio) pembukaan dan penutupan damper dengan gerakan ‘Arm” (stang) pada alat tersebut.

“jangan mengoperasikan boiler dengan menyetel setting unit ke skala positif. (lihat gambar ). hal ini sangat berbahaya, sebab akan menimbulkan tekanan balik (back fire) di dalam ruang dapur)”.

Skema Peralatan Draft Control

Skema Peralatan Draft Control


 

Pemeriksaan blower (fan)

Takuma boiler dilengkapi dengan blower-blower (fan) yang effisiensi tinggi yang terdiri dari :

–          Induced draft fan

–          Forced draft fan

–          Secondary forced draft fan ( sec. FD Fan)

Sebelum blower siap untuk di operasikan bagian-bagian yang harus diperiksa dan diteliti adalah sebagaiberikut :

–          Periksa dengan teliti bagian dalam blower dan pastikan bahwa tidak ada lagi barang-barang asing yang tertinggal di dalamnya.

–          Periksa angker-angker baut mur dan baut-baut sambungan flange sisi isap dan sisi tolak, centering dari sambugan coupling serta protector untuk pengaman, apakah telah terpasang dengan sempurna.

–          Periksa kondisi pelumasan.

–          Periksa kawat proteksi pada inlet udara, yang berfungsi mencegah bahan-bahan asing terisap ke dalamnya.

–          Gerakkan bagian-bagian yang berputar dengan tangan untuk memeriksa apakah didapat kondisi yang upnormal.

Sebelum blower dioperasikan secara terus menerus (kontinue) operasikan dahulu untuk selang waktu yang pendek untuk memeriksa apakah ada kemungkinan terdapatnya bunyi atau vibrasi (getaran) yang kurang normal

Operasikan fan tersebut dengan damper tertutup penuh (tanpa beban) sambil mengamati amper meter. Yakinkanlah bahwa fan itu sudah mencapai kecepatan yang di tentukan dan ampere dalam keadaan stabil.

Selama operasi perhatikan casing, ducting, bearing (lahar) dan komponen-komponen lainnya akan kemungkinan terdapatnya bunyi, vibrasi atau kepanasan yan kurang normal

Pada waktu operasi dihentikan, periksa setia baut, bearing 9lahar) dan komponen lainnya akan adanya kemungkinan menjadi longgar

Pergunakan minyak pelumas kwalitas baik dengan jumlah yang memadai

“jangan start operasi fan dengan kondisi damper terbuka (beban penuh) untuk menghindari start current ataupun over current yang tinggi sehingga dapat merusak electro motor maupun component listrik lainnya”.

Hydrostatic Test

Sebelum dioperasikan harus terlebih dahulu dilakukan hydrotest guna mengetahui apakah sistem expander (pengerolan) pipa –pipa water tube tersebut tidak terdapat kebocoran-kebocoran.

Ketentuan hydrotest adalah sebagai berikut :

Untuk boiler baru :            Tekanan kerja > 10 kg/cm2

Tekanan uji = tekanan kerja x 1 ½

Untuk boiler yang sudah dipakai

Tekanan uji = tekanan kerja + maksimum 3 kg/cm2

2 Tanggapan

  1. Terimakasih Infonya…Mantap

  2. Selamat malam mas Ivan, perkenalkan nama saya Denny Sianipar bekerja di pabrik kelapa sawit grup Sinarmas di Kapuas Hulu Kalbar,tolong dibahas konstruksi,operasi dan maintenance boiler Boilermech BMWT 30.Tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: