KELISTRIKAN PABRIK KELAPA SAWIT

Pendahuluan

Proses pengolahan kelapa sawit menjadi CPO melalui beberapa tahapan yang memerlukan konsumsi energi listrik. Semakin besar kapasitas produksi, kompleksitas proses dan automation, konsumsi energi listrik yang di perlukan semakin tinggi. Parameter umum konsumsi energi listrik  (power consumption) di pabrik pengolahan kelapa sawit yakni sebesar 17-19 kWh/ton TBS.

Penggunaan konsumsi energi listrik yang tinggi otomatis mempengaruhi biaya operasional yang semakin tinggi. Bila biaya operasional terhadap pemenuhan energi listrik yang tinggi lantas tidak diimbangi dengan peningkatan produksi dan kapasitas pabrik, maka bakal menimbulkan kerugian yang besar. Olehkarenanya  perlu dilakukan upaya guna mengindentifikasi penyebab tingginya penggunaan energi listrik di PKS. Dampak dari nilai konsumsi listrik yang diatas standar bisa mengindikasikan adanya pemborosan energi atau penggunaan beban yang besar, tetapi perlu pula ditinjau terlebih dahulu dari pembebanan yang ada, selain itu konsumsi listrik yang tinggi bisa menyebabkan tingginya biaya operasional jika penyumbang energi listrik banyak ditanggung dari generator.

Power Plant

Idealnya pabrik kelapa sawit mampu mandiri memenuhi kebutuhan energinya. Limbah serabut (fiber) dan cangkang (shell) sawit digunakan untuk bahan bakar boiler sebagai penghasil uap yang digunakan untuk penggerak turbin pembangkit tenaga listrik juga sumber uap untuk proses perebusan dan pengolahan.

Sumber energi yang terpasang pada parik kelapa sawit kapasitas 30 ton per jam adalah 2 (dua) buah genset 400 kW, 1 (satu) buah genset 200 kW dan 1 (satu) buah steam turbine generator 1200 kW yang dapat beroperasi secara bergantian maupun bersama-sama. Genset dengan kapasitas 200 kW dioperasikan untuk mensuplay kebutuhan domestik dan penerangan ketika pabrik dalam kondisi belum aktif dan turbine belum bisa bekerja. Genset dengan kapasitas 2 x 400 kW dioperasikan untuk penyalaan dan proses pertama pabrik hingga pabrik menghasilkan fiber dan shell untuk bahan bakar boiler dan boiler mampu menghasilkan steam dengan kapasitas yang diharapkan untuk menggerakkan steam turbine hingga menghasilkan energi listrik secara continue.

Turbine dapat beroperasi normal jika tekanan steam berkisar 18 – 21 bar. Jika tekanan kerja boiler menunjukkan tren penurunan hingga 15 bar maka turbine tidak mampu di bebani untuk proses pabrik dan akan terjadi trib sehingga untuk menjaga proses tidak berhenti secara mendadak, maka operator engine room segera mengaktifkan genset 400 kw untuk di sinkron dengan turbine.

Jika keadaan ini sering terjadi konsekuensinya adalah naiknya biaya operasional akibat pemakaian solar dan menambah kecapekan operator boilller karena harus segera menyekrop bahan bakar ke dalam tungku boiler untuk meningkatkan panas pembakaran dan meningkatkan kembali tekanan steam yang seharusnya cukup di supplay dari fuel feedeng konveyor.

Distribution System

System distribusi tenaga listrik pada pabrik kelapa sawit digambarkan secara sederhana dengan mengirimkan sumber power yaitu genset dan turbine pada Main Switchboard. Main Switchboard ini terhubung menjadi satu dengan Main Distribution Board yang dilengkapi dengan pengaman berupa OCR, UVR, EFR, RPR dan peralatan sinkron dan switching dan juga capasitor bank untuk perbaikan factor daya. Kemudian melalui Main Distribution Board (MDB) akan di distribusikan menuju Motor Control Centre (MCC) dan Sub Distribution Board (SDB) pada masing-masing Station proses untuk kemudian mensuplay listrik pada beban berupa gear motor, pompa, fan. untuk beban penerangan, Office dan domestic akan di supplay dari Sub Distribution Board (SDB). Untuk beban yang letaknya jauh dari sumber yaitu Raw Water Pump dan Effluent Treatment Plant, drop voltage tegangan lebih dari 5 % maka dipasang trafo Step-Up dan Step-Down untuk perbaikan tegangan.

Distribution SystemDistribution System Diagram

Power Consumption

Untuk mengetahui karakteristik dan pemakaian beban listrik dapat dibaca dengan alat ukur yang terpasang dipanel kamar mesin berupa kW-meter dan amperemeter. Sedangkan energi listrik yang terpakai terukur melalui kWh-meter yang terdapat dipanel masing-masing pembangkit. Beban bakal mengalami fluktuasi dan menyesuaikan kebutuhan daya terhadap mesin atau listrik yang digunakan masing-masing unit. Penggunaan daya listrik untuk proses pengolahan lebih dominan sebesar 77,62 %. Beban domestik menempati urutan kedua mencapai 16,75 %. Sedangkan beban lain berupa head office, kantor PKS, Workshop KB,  dan penerangan jalan memiliki nilai yang kecil berkisar 0,5-3%. Sehingga penggunaan untuk beban ini tidak terlalu berpengaruh besar terhadap daya yang ditanggung terhadap pembangkit.

No.

STATION

Terpasang

Beroperasi

Demand

Factor

Df (%)

Power

In

I Terukur

Power

kW

A

A

kW

1.

Reception & Sterilizer

147

279

175

92

 63

2.

Threshing

149

283

88

46

 31

3.

Pressing

240

456

200

105

 44

4.

Clarification

171

325

30

16

 9

5.

Oil Storage

23

44

12

6

 27

6.

Depericarper & Kernel

281

534

280

147

 52

7.

Boiler Control

230

437

320

168

 73

8.

WTP

193

367

63

33

 17

9.

Boiler Demint

76

144

20

11

 14

10.

Effluent Treatment

60

114

45

24

 31

11.

Factory Lighting

75

142

50

26

 35

12.

Domestic Lighting

50

95

40

21

 42

Total

1695

705

 42

Tabel 1. Power Consumtion for Palm Oil Mill Capacity 30 Ton FFB/Hour

Beban listrik untuk domestik cukup besar dalam menyumbang penggunaan daya listrik. Penggunaan daya listrik dari beban domestik ini ditanggung oleh PKS sehingga perhitungan konsumsi energi listrik terhadap kWh/ton TBS juga akan terpengaruh.

No.

STATION

Terpasang

Beroperasi

Demand

Factor

Df

Power

In

I Terukur

Power

kW

A

A

kW

1.

Reception & Sterilizer

198

376

25

13

7

2.

Threshing

121

229

95

50

42

3.

Pressing Line 1

293

556

130

68

23

4.

Preassing Line 2

293

556

140

74

25

5.

Clarification

143

270

200

105

74

6.

Oil Storage

33

63

12

6

19

7.

Kernel Line 1

239

455

300

158

66

8.

Kernel Line 2

240

456

225

118

49

9.

Boiler Control

330

627

300

158

48

10.

WTP

120

227

125

66

55

11.

Boiler Demint

170

323

55

29

17

12.

Effluent Treatment

66

125

40

21

32

13.

Factory Lighting

75

142

50

26

35

14.

Domestic Lighting

40

76

40

21

53

Total

2360

915

39

Tabel 2. Power Consumtion for Palm Oil Mill Capacity 60 Ton FFB/Hour Two (2) Line.

Kondisi pabrik, dalam keadaan mengolah dengan menggunakan operasional 2 line. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan untuk beban Head Office, Workshop Kantor Besar, Office DB (PKS), Oil storage, Workshop DB (PKS), daya tidak secara terus menerus terhadap beban yang digunakan selama proses pengolahan berlangsung. Pada kondisi aktual untuk beban domestik, tingginya penggunaan listrik tercatat rata-rata pada pukul 17.30-21.00. Ini terjadi lantaran waktu tersebut adalah waktu istirahat dan kebanyakan masyarakat cenderung menggunakan listrik guna menyalakan lampu rumah, menonton televisi atau perangkat lain yang membutuhkan listrik. Sedangkan untuk proses pengolahan di pabrik kondisi operasional tetap  stabil. Adapun perbedaan daya listrik  di pabrik digunakan untuk beban lampu penerangan. Pengaman  pada panel domestik digunakan untuk memenuhi beban seluruh domestik. Saat satu jalur distribusi listrik dilakukan terhadap kantor dan perumahan, otomatis  panel domestik tidak boleh dimatikan.

Asumsi untuk beban domestik jika kebutuhan daya listrik untuk kantor tetap, sedangkan untuk beban perumahan dimatikan maka memberikan pengaruh terhadap konsumsi aktual. Asumsi ini tidak terikat terhadap penerapan waktu jika listrik perumahan dimatikan karena penggunaan listrik di PKS untuk domestik selama 24 jam. Dan asumsi ini bisa diterapkan jika hanya jalur distribusi listrik atau pengaman untuk perumahan dan kantor dipisahkan.

16 Tanggapan

  1. Terimakasih share ilmu Palm Oil Mill-nya bermanfaat
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  2. Mohon info perbandingan Takuma vs Mc Kenzi, terimakasih
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

    • terima kasih sebelumnya, tapi maaf karena keterbatasan pengetahuan kami belum bisa menjawab tentang Boiler Mc Kenzi yang bapak maksud. Sekedar informasi hampir Palm Oil Mill yang saya kunjungi Boilernya kalau gak Takuma, Yoshimine atau Vicker. dan dari ketiga maker di atas yg banyak takuma. mungkin karena produk nasional lisensi luar jadi guaranty after salesnya lebih mudah.

  3. terima kasih atas sharing pengetahuannya.
    mohon sertakan sumber dari informasi konsumsi daya nya.
    apakah konsumsi daya juga berlaku untuk kelipatan kapasitas produksinya.?

    • Sumber kami ambil langsung melalui pembacaan pada ampere meter MSB dan pengukuran dengan tang ampere pada pabrik kapasitas 30 tbs/jam dan 60 tbs/jam

  4. terimakasih atas sharing pengetahuannya, apakah saya boleh dikirimkan untuk gambar Distribution System Diagram yang lebih jelas/kualitas gbr yg lebih baik? sebagai bahan referensi pembelajaran.
    sebelumnya terimakasih.

  5. bisa krimkn data2 tentang sistem tenaga listrikx utk menambah pengeahuan seberapa besar listrik yg dgunakan dalam perharix dan brapa brapa ton perjamx

  6. Bisa ga dibuatkan cara merencanakan, menghitung, dan membuat pabrikasi daun conveyor. dan chute cyclone, terima kasih

  7. Mas saya boleh minta Single Line Diagram yang lebih jelas..
    Saya mau Compare dengan design pabrik di tempat saya bekerja.
    Thanks

  8. Mas saya boleh minta single line diagramnya yang lebih jelas .. kalau boleh ini email sayaa iqbalmacal@yahoo.com

  9. Mas. Terimakasih ikmunya. Kalau tidak keberatan saya bisa dikirim single line kelistrikannya. Terima kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: