Petunjuk Pengoperasian Perangkat Public Address System

Umum

Perangkat ini digunakan sebagai kebutuhan panggilan atau pengumuman ke setiap titik speaker yang telah terpasang sesuai perencanaan. Dapat juga sebagai pendistribusian sumber musik ke seluruh maupun bagian area yang telah diprogram.

Main Unit Sound Rack SystemGambar1. Main Unit Public Address Rack System

Syarat dan ketentuan umum yang harus dilakukan adalah

  • Perencanaan sistem tata suara ini disusun dalam Cabinet Rack model CR-15U
  • Rack dilengkapi dengan Ventilasi. Jauhkan dari debu dan bersihkan selalu area di sekitarnya.
  • Power yang digunakan adalah sesuai dengan standart PLN 220v AC 50/60 HZ
  • Jaga suhu ruangan untuk mendapatkan suhu yang sesuai dengan syarat dalam tiap-tiap isi perangkat

Pengoperasian System

Menghidupkan / mematikan perangkat sentral

  • Ukur sumber power rack untuk memastikan bahwa tegangan yang keluar dari sumber ( PLN dan lain-lain) adalah 220V AC
  • Pastikan perangkat-perangkat di dalam rack semua dalam posisi ON.
  • Pastikan seluruh Volume dalam posisi yang telah di tentukan
  • Hidupkan saklar utama ke posisi on pada “power switch panel” pada sistim rak.
  • Hidupkan “PERANGKAT INPUTAN” ( cd / radio tuner / tape / wireless receiver dll )
  • Atur volume pada mixer maupun amplifier (jika ada), sesuaikan tingkat kekerasan suara sehingga di dapatkan suara yang optimal
  • Lakukan hal yang sebaliknya untuk mematikan perangkat sentral

Mengaktifkan BGM

Pada system ini menggunakan 1 buah Z-CD2011R yang berfungsi sebagai BGM Player dengan menggunakan Radio/USB/Compact Disc sebagai sumber suara musik yang dapat disalurkan keseluruh area,

RADIO

  • Tekan tombol fungsi Radio pada Z-CD2011R untuk menghidupkan RADIO
  • Tekan Memory Channel yang diinginkan untuk memainkan Fungsi Radio

CD PLAYER

  • Tekan tombol fungsi CD Player pada Z-CD2011R untuk mengaktifkan CD Player
  • Masukkan compact disc atau tekan fungsi USB dan tekan tombol play.

Untuk besarnya kecilnya volume dapat diatur pada modul D-001R & Output Volume Master pada M-9000M2 yang disesuaikan dengan kebutuhan,  lalu pilih area yang akan diaktifkan dengan cara  menekan  switch  Speaker  Selector.

Mixer M-9000M2 ini berfungsi sebagai pencampur suara, terdiri dari musik, paging, emergency. untuk mendengarkan musik kita dapat memilih  ( tape / c disc / radio ), dengan mengatur kekerasan suara melalui modul D-001R pada masing masing volume ( musik ).

Melakukan panggilan pengumuman (Central)

Remote Mic RM-200M  Remote Mic RM-200M

  • Untuk paging kita dapat mengatur suaranya melalui  modul D-001T ( paging ). Dari semuanya ini tergantung juga dari volume master output, karena jika master “0” maka semua input akan mati ,kita juga dapat mengatur  BASS dan TREBLE melalui modul ini.
  • Tekan tombol Zone sesuai yang diinginkan pada Remote Microphone RM-200M.
  • Tekan tombol TALK pada mikropon  RM-200M tunggu hingga nada  panggilan selesai , lakukan pengumuman dengan suara dengan artikulasi yang jelas dan tingkat kekerasan suara yan sewajarnya. ( Note : Lihat Lampiran jenis mikropon yang digunakan pada sistim terpasang ). Suara pengumuman akan terdengar di area yang telah di program di sentral.
  • Speaker selector berfungsi untuk mengaktifkan suara ke area / lantai , jadi bila akan membunyikan  musik / paging ,maka switch yang bersangkutan harus di ON kan . Posisi tekan ( ON ) pasisi lepas ( OFF ) speaker selector ini mempunyai fasilitas maks: 10 input dan  10 output  + 1  switch all .
  • Matikan kembali tombol TALK .

Perhatian !

Setiap peralatan tersebut diatas mempunyai label yang menunjukkan tegangan listrik/power supply yang dibutuhkan. Sebelum menggunakan peralatan sebaiknya diperiksa tegangan listrik/power supply yang dibutuhkan masing-masing alat.

Jika ada sekering/fuse yang putus jangan menggantinya dengan yang berkapasitas arus lebih besar, karena akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah dari peralatan bersangkutan atau yang lainnya.

SISTEM TATA SUARA

Definisi

Tata suara adalah suatu teknik pengaturan peralatan suara atau bunyi pada suatu acara pertunjukan, pertemuan, rekaman dan lain lain. Tata suara erat kaitannya dengan pengaturan penguatan suara agar bisa terdengar keras tanpa mengabaikan kualitas suara-suara yang dikuatkan [1]. Pengaturan tersebut meliputi pengaturan mikropon-mikropon, kabel-kabel, prosesor dan efek suara, serta pengaturan konsul mixer, juga audio power amplifier dan speaker-speakernya secara keseluruhan. Peralatan Tata suara gedung banyak ditemukan di Gedung perkantoran, Mall, Apartemen, Hotel, Bandara, Stasiun atau ruang public lainnya.

Bagian Sistem Tata Suara

  1. Back Ground Musik

Music atau Suara yang dapat disampaikan secara luas melalui speaker yang telah terpasang sesuai dengan rencana. Music dapat diatur pada Sentral Tata Suara (rak sistem) sehingga dapat menghasilkan suara yang baik.

  1. Public Address

Sarana penyampaian informasi kepada khalayak ramai (umum) dengan cepat dan mudah melalui speaker yang terpasang. Penyampaian informasi didukung Sentral Tata Suara(rak sistem) dilengkapi dengan Paging Microphone.

  1. Emergency

Pada saat keadaan Emergency, informasai kedaan darurat/bahaya untuk evakuasi, keselamatan dan keamanan akan dapat diketahui dengan cepat. Setelah Sentral Tata Suara mendapatkan sinyal tanda bahaya dari panel alarm, Mixer Pre. Amplifier akan memutuskan semua input dari Cassette Deck, MP3 & CD Player lalu memberikan prioritas utama untuk bunyi SIRINE, jadi setalah Mixer Pre. Amplifier menerima sinyal dari panel alarm, secara otomatis semua input akan terputus, kecuali input dari Emergency Microphone, jadi operator tetap dapat memberikan pesan peringatan.

  1. Car Call

Sarana penyampaian informasi kepada pengendara kendaraan dengan cepat dan mudah karena untuk sistem Car Call ini selain speaker juga dilengkapi dengan Rak Sistem Car Call dan Microphone yang telah terpasang pada area-area yang telah disesuaikan dengan rencana.

Lingkup Pekerjaan

Public Address Block DiagramGambar 1. Public Address Block Diagram

Mengacu pada Gambar perencanaan,  pekerjaan  instalasi  Sistem Tata Suara ini secara garis  besar  lingkup  pekerjaan  antara lain :

  1. Pengadaan, pemasangan dan pengujian Peralatan Sentral Sistem Tata Suara, meliputi unit sumber sinyal suara (program source) dan penguat sinyal suara (audio amplifire).
  2. Pengadaan,  pemasangan  dan  pengujian  unit  kontrol  &  monitor  serta  Sistem  Rak peralatan-peralatan Sentral Sistem Suara dilengkapi dengan Double Cassette Deck, Tuner AM/FM, MP3 dan CD Player sebagai sarana yang dapat dipergunakan sesuai kebutuhan.
  3. Pengadaan, pemasangan dan pengujian Main Distribution Frame (MDF) dan Juction Box (JB-TS).
  4. Pengadaan,  pemasangan  dan  pengujian  kabel-kabel  distribusi  Sistem  Suara  antara peralatan sentral dan system rak dengan kotak hubung Bagi di setiap lantai.
  5. Pengadaan,  pemasangan  dan  pengujian  alat  pengeras  suara  (Loudspeaker)
  6. Pengadaan, pemasangan dan pengujian kabel-kabel pemakaian antara kotak hubung bagi dengan alat pengeras suara disetiap lantai.
  7. Melakukan testing, commissioning, training dan garansi selama 1 tahun.

 

Spesifikasi Teknis

Diagram pemilihan komponen system tata suaraGambar 2. Pemilihan Komponen Sistem Tata Suara

Berdasarkan gambar rencana dan lingkup pekerjaan maka di dapatkan spesifikasi material dan komponen tata suara sebagai berikut :

Spesifikasi teknis peralatan utama/ Sentral: Unit sumber sinyal suara (program source) meliputi : AM/FM Radio Tuner; CD/MP3 Player; Microphone; Mixer; Graphic Equalizer; Power Amplifier.

  • Auxillary Input Module : Impendasi Input 100 KΩ Balanced, Input Sensitivity -20dBV/0dBV Swicthable, Respon Frekwensi 30 – 20.000 Hz
  • Radio Tunner : Tuning control auto/manual switch able, Impendasi output 10 K ohm un balanced, Band AM/FM.
  • Power Amplifier : Frequency respose 20 – 20000 Hz ± 3 Db, Power output 240 W, Line Voltage 50 V, 70 V, 100 V, Noise Level 70 dB, Input Sensitivity 0 dBs/775 mV, Input 2 program / 2 priority.
  • Microphone : Type Unidirectional + Chime, Output Chime, – 45dBV Unbalanced, Mic – 53dB Unbalanced
  • Mixer Module Input Capacity 10 Module
  • Mixer Power Ampli Car Call : Rated Output 240 Watts, Frequency Response 50 ~ 20.000 Hz, Input 3 mic, 2 Aux, Tone Control Bass, Treble, Programming Function Muting.

Loudspeaker terdiri dari Ceiling speaker, Horn Speaker, Coulumn Speaker dan Volume Control.

  • Ceiling Speaker Power handling capacity 6 watt (di Tap pada 1,5 watt), Input Impedance 1 k ohm, SPL 90 dB pada 1 kHz dengan input 1 watt, Frequency range 100 – 12000 Hz.
  • Horn Speaker Power handling capacity 25 watt, Input Impedance 1 k Ohm, SPL 109 dB, Frequency range 330 ~ 10,511 Hz.
  • Volume Control : Input Capacity   6 / 30 Watts, Level Control 4 Step.

Referensi

[1]. Waluyanti S., 2008. Modul SMK Teknik Audio Video, Bab II System Suara., Direktorat Pembinaan SMK. Jakarta.

[2]. http://eenpertiwidg.blogspot.com/2013/02/sistem-tata-suara_6819.html

[3]. Amron B., 2017. Perancangan Sistem Tata Suaramasjid Al Aqsha Sukodono-Sidoarjo, Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Unloading Procedure Fuel Depot Aviation

1. Product Information
Aviation fuel will have to be provided to aircraft operating into/from Oe-cusse International Airport. These aircraft will range from medium to short haul passenger jetliners with the occasional wide body long haul charter flight and it is assumed that general aviation piston driven private aircraft may demand this airport mainly for business purpose.

Fig 1. Airport LayoutFigure 1. Oe-cusse International Airport Layout

To cater for these needs, Oe-cusse International Airport requires that its Master Plan contemplates the design and construction of an aviation fuel depot, and designed to comply with the best aviation standards in terms of safety and environment protection. The project requirement is to service fuel aviation fuel consumption are as follow:

  • Aviation fuel requirements
    • Aircraft assumption : 4 aircraft code C strands together at the same time; 2 aircraft code C and 1 code E strands at the same time
    • General aviation (no feasible forecast)
    • Helicopter : 2 aircraft considered on original scope
  • Ground Support fuel requirements
    • Ground Support aircraft tanker : minimum 4 tanker truck for 4 parking strands
    • Ground Support Equipment (GSE) assumption : 2 baggage/cargo tow tractor; 8 closed baggage carts; 1 aircraft pushback and tow tractor; Jet engine air start unit; 2 cleaning service car; 1 lavatory service car; 1 ground power unit; 2 passenger stair truck; 4 caster bed pallet trailer
    • Rescue & Fire Fighting Services (RFFS) assumption : 2 fire fighting vehicles; 1 ambulance; 4×4 vehicle

2. Start-Up Procedure Avtur/Avgas Pumps

Before start-up prosedure, make sure have installed pumps right, check the coupling alighment, fill pumps with fluid and check rotation. At normal operating temperature, the vibration velocity shall not exceed 2.8 mm/s RMS, or 4 mm/s PEAK in any direction. The maximum acceptable values of DE/NDE bearing temperature during operation shall be 54 oC (Ambient) + 10 oC.

2.1. Avtur And Avgas Piping & Valve Unloading System

pid avtur unloading diagramFigure 3.  Flow diagram unloading avtur system

  1. Open all the valves (Manual Valve with Limit swicth and Suction Valve) in system before start-up pumps
  2. Open the discharge valve in system
  3. Open the valve on Microfilter and Water separator to differential pressure gauge
  4. Open the valve on Positif displacement meter inlet and outlet line
  5. Close the valve on by pass pumps
  6. Close the valve on by pass Positif displacement meter
  7. Close the valve on by pass to loading system
  8. Open the valve inlet avtur and avgas storage tank
  9. Start on of electric motor
  10. Check the pressure gauge for make sure the pump according the pressure discharge and suction is appropriate
  11. If the pump fails to reach the right pressure, do the following steps:
    • Stop the electric motor
    • Do primming pump
    • Start the electric motor
    • Check temperature bearing, vibration and noise of pump, if it exceeds the normal limit stop the electric motor and repair the problem
    • Repeat step 10 and 11
  12. Check if there is a leak in the system

2.2. Unloading Control & Instrumen System

flow diagram unloading instrument control 2Figure 4.  Unloading avtur/avgas control &instrumen system.

Notes :

No. Description Qty Product
1 Unloading flexible house 3 OPW
2 Level Switch High 3 JERGUSON
3 Level switch Low 3 JERGUSON
4 Emegency push button 2 MEDC
5 Earthing switch with clamp 2 NEWSON GALE
6 Local control panel (LCP) 2 WEIDMULLER
7 Manual valve with limit switch 2 OPW
8 MCC 1 ABB
9 Emergency disconnecting switch (EDS) 4 KILLARK
10 Pump 4 VIKING
11 Fuel Tank 3 BBI

Process Control Unloading

  1. Check power from panel MCC and LCP.
  2. Position the selector switch in Incoming MCC panel is ON (RED pilot lamp).
  3. Position the selector switch in Instrument panel is ON (RED pilot lamp).

2.1. Avtur And Avgas Piping & Valve Loading System

pid avtur unloading diagram

 

Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU)

Pendahuluan.

Instalasi Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) adalah merupakan Instalasi yang berfungsi menerima’ menimbun dan menyalurkan Bahan Bakar Minyak dan Non Bahan Bakar Minyak dalam pelayanan di Bandar Udara untuk menunjang operasi pelayanan pengisian bahan bakar pesawat. Fasilitas pengisian bahan bakar pesawat menurut tipenya sekarang terdapat 2 (dua) tipe pengisian yaitu pengisian menggunakan jalur pipa (pipeline) dibawah apron atau menggunakan mobil truck bridger dari fuel farm menuju apron. Penggunaan jalur pipa (pipeline) dibawah apron banyak digunakan pada Bandar Udara Besar yang mempunyai tingkat kesibukan penerbangan yang cukup tinggi sedangkan untuk penggunaan mobil bridger biasanya digunakan pada bandar udara kecil yang mempunyai tingkat kesibukan penerbangan yang tidak terlalu tinggi.

Scope.

Bahan bakar penerbangan harus disediakan untuk pesawat yang beroperasi ke / dari Bandara Internasional Oecussi. Pesawat-pesawat ini akan berkisar dari jetliner penumpang jarak menengah sampai pendek dengan penerbangan charter jarak jauh berbadan lebar sesekali dan diasumsikan bahwa pesawat umum yang digerakkan oleh piston. Penerbangan umum menuntut bandara ini untuk tujuan bisnis.

3D DRAWING FUEL FARM DEPOTFigure1. Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) / Fuel Farm Depot 3D Drawing

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Bandara Internasional Oecussi dilengkapi dengan depot bahan bakar avation, dan dirancang untuk memenuhi standar penerbangan terbaik dalam hal keselamatan dan perlindungan lingkungan. Perlengkapan untuk melayani konsumsi bahan bakar penerbangan adalah sebagai berikut:

  • Aviation fuel depot area – 600m2 (20m x 30m)
  • Storage Tank 80,000 Litres of aviation Fuel Jet A-1 (ø3.8×7.1m)
  • Storage Tank 3,000 Litres of AVGAS 100LL (ø2.28×1.4m)
  • Adequate and dedicate pump, filter & water separate system
  • Unloading area from refinery
  • Loading area to aviation Fuel system & Ground Support Fuel
  • Fire fighting system internal of Fuel Farm
  • Offices (20m2)
  • Control post (3m2)
  • Landside access from security gate
  • Perimeter fence

Ada dua jenis bahan bakar penerbangan yang digunakan di Bandara Internasional Oecussi. Bahan bakar Jet, aviation turbine fuel (ATF), atau dikenal sebagai avtur, jenis bahan bakar penerbangan yang dirancang untuk digunakan di pesawat yang ditenagai oleh mesin turbin gas. Avgas (aviation gasoline), bahan bakar penerbangan yang digunakan dalam mesin pembakaran internal percikan api untuk mendorong pesawat. Avgas dibedakan dari mogas (motor gasoline), yang merupakan bensin sehari-hari yang digunakan dalam kendaraan bermotor dan beberapa pesawat ringan.

Specification :

  1. Avtur Tank

Tanki Avtur 2 x 40 cubic

Figure2. Avtur Tank 2 x 40 cubic metric made in BBI

MECHANICAL DATA SHEET :
NUMBER OF UNITS TWO
CODE &SPECIFICATION ASME VIII  DIV.1  ( Latest Edition )
FLUID HANDLED AVTUR
NOMINAL CAPACITY 43.6 m3
WORKING CAPACITY 40         (40000 liter) m3
FILLING RATE 32.732     (120 gallon(UK)/min) m3/h
DISCHARGE RATE 32.732     (120 gallon(UK)/min) m3/h
NORMAL PRODUCT HEIGHT 2364 mm
MAXIMUM TEST FILL HEIGHT 2900 mm
PRODUCT DENSITY @ T, P 775 kg/m³
PRODUCT VAPOUR PRESSURE 0.000105   (0.0015 psia) kg/cm2a
DESIGN PRESSURE FULL OF WATER + 700mm H2O kg/cm2g
DESIGN TEMPERATURE / MDMT 71 °C
OPERATING PRESS. ATMOSPHERIC kg/cm³a
OPERATING TEMPERATURE 35 °C
HYDROTEST PRESSURE 1.3 X MAP (N&C) kg/cm2g
CORROSION ALLOWANCE:
SHELL 3 mm
HEAD 3 mm
SHELL INSIDE DIAMETER 2900 mm
SHELL LENGTH (TAN / TAN) 6600 mm
TANK ORIENTATION HORIZONTAL
TYPE OF HEAD NON STD. FLANGED DISH HEAD
JOINT EFFICIENCY 85%
SHELL THICKNESS 10     (note 1) mm
HEAD THICKNESS 10     (note 1) mm
SUPPORT TYPE SADDLE
WIND VELOCITY (MAX) 2.8 m/s
SEISMIC FACTOR MODERATE (UBC ZONE 2A)

2. Avgas Tank

Avgas Tank pngFigure3. Avgas Tank made in BBI

MECHANICAL DATA SHEET :
NUMBER OF UNITS ONE
STANDARD API 650 LATEST EDITION
FLUID HANDLED AVGAS
NOMINAL CAPACITY 5.7     (5700 liter) m3
WORKING CAPACITY 3       (3000 liter) m3
FILLING RATE 2.182     (8 gallon(UK)/min) m3/h
DISCHARGE RATE 2.182     (8 gallon(UK)/min) m3/h
NORMAL PRODUCT HEIGHT 735 mm
MAXIMUM TEST FILL HEIGHT 1400 mm
PRODUCT DENSITY @ T, P 700 kg/m³
PRODUCT VAPOUR PRESSURE 0.50   (7.1 psia) kg/cm2a
DESIGN PRESSURE FULL OF WATER + 500mm H2O kg/cm2g
DESIGN TEMPERATURE 71 °C
OPERATING PRESS. ATMOSPHERIC kg/cm³a
OPERATING TEMPERATURE 35 °C
HYDROTEST PRESSURE FOW + 1.5 X DESIGN PRESS. kg/cm2g
CORROSION ALLOWANCE:
SHELL 3 mm
ROOF BOTTOM 3 mm
BOTTOM 3 mm
INSIDE DIAMETER 2280 mm
NOM. HEIGHT 1400 mm
TANK ORIENTATION VERTICAL
ROOF TYPE FIXED CONE ROOF, SLOPE 1 :5
BOTTOM TYPE SLOPE UPWARD 1 : 140 (note 12)
JOINT EFFICIENCY 85%
SHELL THICKNESS 6     (note 1) mm
ROOF THICKNESS 6     (note 1) mm
BOTTOM THICKNESS 8     (note 1) mm
ROOF UNIFORM LIVE LOAD 73.24 (lb/ft2) kg/cm2
WIND VELOCITY (MAX) 2.8 m/s
SEISMIC FACTOR MODERATE (UBC ZONE 2A)

3. Pump, Filter & water separate system

Bahan bakar Jet Penerbangan (Jet A-1), adalah pemindahan dari kilang ke Bandara Internasional Oecussi menggunakan kontainer truk, kemudian membongkar bahan bakar menggunakan pompa bongkar 10-PMP-01 A / B, kapasitas 120 GPM. Avtur memompa ke dua Tangki penyimpanan 10-TNK-01A / B yang masing-masing memiliki kapasitas 40.000 liter. Distribusi dari tangki Penyimpanan Avtur ke pompa pemuatan dilakukan bergantian. Pada saat satu tangki kosong maka tangki lainnya beroperasi. Flowrate dari pompa unloading ke tangki penyimpanan akan dipantau melalui flowmeter (PD Meter).

Pump & Filter System 6Figure4. Pump & Piping System of Fuel Farm Depot

Distribusi Avtur dari tangki penyimpanan ke truk distribusi menggunakan pompa pembuangan Avtur 10-PMP-02 A / B. Pompa pelepasan avtur terdiri dari dua pompa dan masing-masing memiliki kapasitas 120 GPM dengan konfigurasi satu beroperasi dan satu siaga. Jenis pompa yang digunakan adalah jenis sentrifugal.
Pada tahap yang tepat dalam transfer avtur dari kereta atau mobil tangki jalan ke tangki penyimpanan depot bandara dan dari tangki ini ke peralatan bahan bakar bergerak, ketentuan harus selalu dibuat untuk peningkatan dan pemeliharaan kualitas Avtur dengan menggunakan filtrasi, dan peralatan pemantauan seperti yang dipersyaratkan oleh prosedur kontrol kualitas yang diadopsi.
Aliran distribusi Avtur sebelum memasuki truk distribusi dipantau menggunakan flow meter (PD Meter).

Piping & FilterFigure5. Piping & Filter System of Fuel Farm Depot

4. Unloading System

Avtur Fuel System ConfigurationFigure6. Avtur Fuel System Configuration

Qty Description Product
3 Unloading flexible house OPW
3 Level Switch High JERGUSON
3 Level switch Low JERGUSON
2 Emegency push button MEDC
2 Earthing switch with clamp NEWSON GALE
2 Local control panel (LCP) WEIDMULLER
2 Manual valve with limit switch OPW
1 MCC ABB
4 EDS KILLARK
4 Pump VIKING
3 Fuel Tank BBI

5. Loading System

Avgas Fuel System ConfigurationFigure7. Avgas Fuel System Configuration

Qty Description Product
3 Fuel Tank BBI
3 Level Switch High JERGUSON
3 Level switch Low JERGUSON
2 Emegency push button MEDC
2 Rack Monitor CIVACON
2 Overfill sensor CIVACON
2 Earth clamp CIVACON
2 Local control panel (LCP) WEIDMULLER
2 Manual valve with limit switch OPW
1 MCC ABB
4 EDS KILLARK
4 Pump VIKING
2 Loading arm OPW

Sistem Perlindungan Kebakaran
Penanganan bahan bakar penerbangan, seperti halnya dengan semua produk minyak bumi yang mudah terbakar lainnya, memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk mencegah bahaya dari emisi uap yang mudah terbakar.
1. Alarm Kebakaran
Perangkat suara yang cocok harus disediakan sebagai alarm kebakaran khusus. Suara harus jelas dapat dibedakan dari alarm lain dan harus diuji secara berkala.
2. Peralatan pemadam kebakaran
Peralatan pemadam kebakaran yang dapat diminum dan bergerak harus diletakkan di lokasi yang nyaman seperti yang dipersyaratkan oleh standar lokal atau nasional, dan harus menjalani inspeksi dan pengujian berkala, yang tanggalnya harus menjadi perekam baik pada peralatan atau dalam buku catatan harian yang dikelola untuk tujuan ini.
3. Pasir
Pasir kering adalah media yang nyaman untuk melawan merebaknya kebakaran kecil. Persediaan yang memadai dalam wadah tertutup dengan ember dan sekop harus ditempatkan di posisi strategis di seluruh depot

4. Peralatan Pemadam Api

Location Type Appliances required
Rail tank car discharge facilities Dry chemical 9 kg 1 unit between every 3 rail car discharge positions
Road-Bridger discharge and fueller loading racks Dry chemical 9 kg 1 unit for each vehicle position
Pump houses Dry chemical 9 kg 1 unit for up to 3 pumps

2 units for 4 or more pumps

Open pump platforms Dry chemical 9 kg 1 unit for every 3 pumps
Office Water 6L

CO2 5 kg

1 unit per 115m2 floor area. As necessary, to protect electrical equipment.

Sistem air kebakaran di area depot bahan bakar terdiri dari sistem dan komponen berikut:

  • Pompa air kebakaran

Pompa air kebakaran harus dirancang sesuai dengan NFPA untuk 150% kapasitas desain pada tidak kurang dari 65% tekanan operasi aliran desain tanpa kepala aliran ni lebih besar dari 120% tekanan operasi aliran desain. Pompa air kebakaran sekali mulai dijalankan sampai berhenti secara manual di pengontrol pompa.

  • Distribusi air kebakaran
  • Cincin api utama air
  • Sistem selang, hidran, dan monitor.

http://infopanduantrik.blogspot.com/2015/06/sistem-pengisian-bahan-bakar-pesawat.html